Geledah Ruang Romy di Kantor PPP, Penyidik KPK Sita 2 Koper Besar

Ilma De Sabrini
Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari sejumlah barang bukti terkait dengan kasus suap pengisian jabatan di Kementrian Agama (Kemenag) yang menyeret mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Romy.

Tim KPK menggeledah kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, tadi siang. Dari penggeledahan yang berlangsung dua jam lebih itu, petugas antirasuah mengangkut dua koper besar dari lantai dua kantor partai berlambang Kakbah itu, tepatnya di ruang kerja Romy.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengungkapkan, dalam proses penyidikan KPK di kantornya hari ini, hanya ruang kerja Romy yang digeledah. Usai penggeledahan, ruang kerja putra KH Tolchah Mansoer itu langsung disegel KPK. Namun, awak media tidak diizinkan untuk mengambil gambar.

“Iya, disegel (ruang kerja Romy). Di lantai dua saja, di ruangan Pak Romy saja. Ruang kerja Pak Romy saja. Ruangan yang lain tidak dilakukan penggeledahan,” kata Arsul saat ditemui iNews.id di Kantor DPP PPP, Senin (18/3/2019).

Saat dikonfirmasi apa yang dibawa tim KPK dari kantor Romy, dia mengaku tidak tahu-menahu. “Enggak tahu juga apa yang dibawa. Kami kan tentu berprasangka baik, setelah KPK menyelesaikan, dokumen apa yang dibawa (berkaitan dengan kasus),” ucapnya.

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus suap pengisian jabatan di Kemenag. Ketiga tersangka itu adalah anggota DPR yang juga mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.

KPK menduga Romy bersama-sama dengan pihak lain di Kemenag menerima suap untuk memengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) di kementerian yang dikepalai oleh Lukman Hakim Saifuddin itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

KPK: OTT Pejabat Bea Cukai terkait Impor Barang

Nasional
5 jam lalu

Barang Bukti OTT KPK di Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Buletin
5 jam lalu

KPK OTT di Kalsel, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditangkap

Nasional
5 jam lalu

KPK Sita Uang Rp1 Miliar saat OTT Pejabat Pajak di Banjarmasin Kalsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal