JAKARTA, iNews.id - Gempa tektonik berkekuatan magnitudo (M) 6,1 mengguncang kawasan Kepulauan Fiji, Pasifik Selatan, Jumat (6/11/2026) pukul 00.21.45 WIB. Gempa itu memiliki kedalaman mencapai 535 kilometer (km) di bawah permukaan bumi.
Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS), episenter gempa berada pada koordinat 21,198 derajat Lintang Selatan dan 178,715 derajat Bujur Barat.
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, Daryono, menjelaskan, gempa tersebut tergolong deep-focus earthquake atau gempa fokus dalam. Sumber gempa berada jauh di bawah permukaan Bumi, tepatnya di zona transisi mantel (mantle transition zone) pada kedalaman sekitar 410–660 km.
Secara tektonik, gempa ini berkaitan dengan aktivitas Lempeng Pasifik yang menunjam ke dalam mantel bumi di kawasan sistem subduksi Tonga-Kermadec. Wilayah tersebut merupakan bagian dari tatanan tektonik kompleks Fiji yang dipengaruhi interaksi Lempeng Pasifik, Lempeng Australia, dan sejumlah blok mikro.
"Apabila mekanisme sumbernya terkonfirmasi berupa sesar turun (normal fault), gempa ini dapat mencerminkan tegangan ekstensional di dalam slab yang menunjam, yang antara lain berkaitan dengan gaya tarikan slab (slab pull)," kata Daryono dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).