Geram, Jenderal Andika Duga Kasus TNI Tewas Dianiaya Senior di Papua Sengaja Diperlambat

Kiswondari
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menduga ada upaya memperlambat proses perkara kematian Sertu Marctyan Bayu Pratama di Papua. (Foto: Istimewa)

Menurut Andika, dia ingin tahu apa yang terjadi dan dirinya juga mensinyalir adanya kesengajaan melambat-lambatkan proses kasus ini, atau tidak membuka secara terang mengenai kasus ini.

“Kalau saya sinyalir ada bukti cukup kuat adanya kesengajaan melambat-lambatkan atau bahkan tidak membuka secara terang, maka saya berikan konsekuensi,” tutur Andika.

Namun yang pasti, Andika menegaskan kasus hukumnya harus berlanjut dan dirinya akan mengawal betul pengungkapan kasus ini. Sehingga, dia berterima kasih karena ibu korban buka suara mengenai insiden yang menewaskan anaknya tersebut.

“Saya janji, saya akan kawal seperti halnya kasus hukum yang sudah terjadi kemarin,” tutur mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Panglima TNI bakal Pimpin Pelepasan Jenazah Try Sutrisno untuk Dimakamkan

Bisnis
5 hari lalu

Hadir di Timika, MNC Sekuritas Perkuat Literasi dan Inklusi Pasar Modal hingga ke Indonesia Timur

Nasional
11 hari lalu

Operasi Damai Cartenz: 28 Orang Ditangkap di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Nasional
12 hari lalu

Pemerintah Perkuat Pengamanan Penerbangan Perintis di Papua Pascapenembakan Pesawat Smart Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal