Geram, Jenderal Andika Duga Kasus TNI Tewas Dianiaya Senior di Papua Sengaja Diperlambat

Kiswondari
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menduga ada upaya memperlambat proses perkara kematian Sertu Marctyan Bayu Pratama di Papua. (Foto: Istimewa)

Menurut Andika, dia ingin tahu apa yang terjadi dan dirinya juga mensinyalir adanya kesengajaan melambat-lambatkan proses kasus ini, atau tidak membuka secara terang mengenai kasus ini.

“Kalau saya sinyalir ada bukti cukup kuat adanya kesengajaan melambat-lambatkan atau bahkan tidak membuka secara terang, maka saya berikan konsekuensi,” tutur Andika.

Namun yang pasti, Andika menegaskan kasus hukumnya harus berlanjut dan dirinya akan mengawal betul pengungkapan kasus ini. Sehingga, dia berterima kasih karena ibu korban buka suara mengenai insiden yang menewaskan anaknya tersebut.

“Saya janji, saya akan kawal seperti halnya kasus hukum yang sudah terjadi kemarin,” tutur mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Seleb
6 hari lalu

Viral Ruben Onsu Mendadak Bahas Kematian, Ada Apa?

Nasional
9 hari lalu

Pantau Pergantian Tahun, Menko Polkam, Panglima TNI hingga Kapolri Pastikan Situasi Kondusif

Nasional
12 hari lalu

Panglima TNI Kerahkan 37.910 Personel, Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra

Nasional
12 hari lalu

TNI Operasi Skala Besar Pascabencana Sumatra: Bangun 32 Jembatan, Salurkan 2.669 Ton Logistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal