Gerebek Honai Anggota KKB Lekagak Telenggen, TNI Polri Sita Senapan hingga Dokumen OPM

Felldy Aslya Utama
Senapan hingga anak panah yang disita dari honai milik anggota KKB Lekagak Telenggen di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Personel gabungan TNI Polri menggerebek honai atau rumah adat Papua milik Numbuk Talenggeng yang merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen. Di sana aparat menyita sejumlah barang.

Penggerebekan tersebut dilakukan pada Sabtu (15/05/2021) pukul 15.00 WIT di honai tanah merah bawah Kampung Ninggabuma, Distrik Gome, Kabupaten Puncak. Hasil dari penggerebekan di honai Numbuk Talenggeng antara lain senapan angin, peluru kaliber 5,56, empat HP, 30 anak panah, dan beberapa dokumen Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Penggerebekan terhadap honai yang dicurigai sebagai tempat persembunyian Numbuk Talenggeng berdasarkan investigasi dalam perkara penembakan terhadap almarhum anggota Satbrimob bernama Bharada Komang. Numbuk Talenggeng yang merupakan anggota dari kelompok Lekagak Telenggen sampai saat ini masih dikejar oleh aparat gabungan TNI Polri. 

Tiga orang yang tinggal berlainan honai kurang lebih 100 meter dari honai Numbuk, tepatnya di tanah merah atas turut diamankan ke Pos Raider 715 Gome yang selanjutnya diserahkan ke Satgas Ops Nemangkawi. Mereka yang diamankan berinisial YAW (34), MM (17), dan OM (41) dan telah diperiksa.

"Barang tersebut bukan punya kami, barang-barang itu dibawa dari honai bawah (honai Numbuk) sebelum ke honai kami yang digunakan beberapa orang untuk mengamankan diri. Kemudian setelah itu kami diundang ke pos untuk dilakukan pemeriksaan," ujar salah satu dari mereka.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Bisnis
18 hari lalu

Hadir di Timika, MNC Sekuritas Perkuat Literasi dan Inklusi Pasar Modal hingga ke Indonesia Timur

Nasional
24 hari lalu

Operasi Damai Cartenz: 28 Orang Ditangkap di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Nasional
25 hari lalu

Pemerintah Perkuat Pengamanan Penerbangan Perintis di Papua Pascapenembakan Pesawat Smart Air

Nasional
29 hari lalu

Kemenhub: Maskapai Perintis di Papua Boleh Batalkan Penerbangan jika Tak Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal