Gerindra: Era Ahok Ada Selisih Rp1,2 T di KUA-PPAS, PSI Jangan Terlalu Genit

Wildan Catra Mulia
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu menegaskan, cara pandang William soal anggaran harus dirubah. Dia menyebut ada ruang dalam sidang yang bisa diselesaikan dengan baik tanpa membuat narasi-narasi yang akan menjadi polemik di masyarakat.

“Saya kira ini metode baru anggota dewan dan mestinya berubahlah. Ayo kita diskusi dengan argumen yang kuat di dalam (rapat). Jadi mendefinisikan transparansi itu bukan di awur-awur,” katanya.

Sebelumnya, William dilaporkan warga Ibu Kota ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta karena dinilai melanggar kode etik anggota dewan. Pelanggaran kode etik yang dimaksud yakni membocorkan draf KUA-PPAS ke media sosial. Padahal, draf itu semestinya masih menjadi pembahasan internal Pemprov DKI dan DPRD.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Kaesang PSI Sesumbar Jateng Kandang Gajah, Ini Respons PDIP

Nasional
12 hari lalu

Anggaran Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatra Diprediksi Tembus Rp59 Triliun, Terbanyak untuk Aceh

Nasional
12 hari lalu

Momen Purbaya Kaget KSAD Ngutang untuk Bangun Jembatan di Aceh: Saya Baru Tahu

Nasional
13 hari lalu

Gerindra Dukung Pilkada Lewat DPRD, Singgung Pemilihan Langsung Banyak Sisi Negatifnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal