Gerindra Singgung soal Penumpang Gelap di Pilpres 2019

Aditya Pratama
Politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

Bahkan setelah sidang MK, kata Dasco, masih ada orang yang berusaha menghasut Prabowo dengan mengorbankan ulama dan kelompok ibu-ibu alias emak-emak.

“Sesudah MK, masih ada tuh ada yang ngomong sama Prabowo ‘Pak, kalau mau rakyat marah, ulama dan emak-emak disuruh ke depan biar jadi korban rakyat marah.’ Prabowo pikir, ‘emang gue bodoh? Kan kasihan emak-emak, ulama mau dikorbankan’,” ujar Dasco.

Oleh karena itu, Prabowo akhirnya merancang suatu rencana yang membuat para penumpang gelap gigit jari dan kecewa dengan pertemuan antara ketua umum Partai Gerindra itu dan Presiden Joko Widodo di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Juli lalu.

“Untuk keutuhan NKRI, bukan mau minta menteri, dirancanglah pertemuan rekonsiliasi secara diam-diam, senyap tiba-tiba untuk persatuan bangsa ketemulah dua tokoh itu di MRT,” kata dia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 jam lalu

Gerindra Respons Budi Arie soal Percepatan Pemilu 2029: Kami Tak Terpengaruh!

17 jam lalu

Kelakar Bahlil di Bali: Presiden Ketum Gerindra, Menteri Ketum Golkar, PLTS di Kandang Merah

17 jam lalu

Prabowo Target Penanganan Karhutla Beres 1-2 Minggu: El Nino Tahun Ini Cukup Kuat

17 jam lalu

Relawan Prabowo Murka Respons Budi Arie: Pergantian Presiden sebelum 2029 Langgar Konstitusi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal