Gerindra Singgung soal Penumpang Gelap di Pilpres 2019

Aditya Pratama
Politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

Bahkan setelah sidang MK, kata Dasco, masih ada orang yang berusaha menghasut Prabowo dengan mengorbankan ulama dan kelompok ibu-ibu alias emak-emak.

“Sesudah MK, masih ada tuh ada yang ngomong sama Prabowo ‘Pak, kalau mau rakyat marah, ulama dan emak-emak disuruh ke depan biar jadi korban rakyat marah.’ Prabowo pikir, ‘emang gue bodoh? Kan kasihan emak-emak, ulama mau dikorbankan’,” ujar Dasco.

Oleh karena itu, Prabowo akhirnya merancang suatu rencana yang membuat para penumpang gelap gigit jari dan kecewa dengan pertemuan antara ketua umum Partai Gerindra itu dan Presiden Joko Widodo di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Juli lalu.

“Untuk keutuhan NKRI, bukan mau minta menteri, dirancanglah pertemuan rekonsiliasi secara diam-diam, senyap tiba-tiba untuk persatuan bangsa ketemulah dua tokoh itu di MRT,” kata dia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingatkan Elite yang Tak Bisa Kerja Sama Jadi Penyebab Negara Sulit Maju

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Libatkan Profesor-Profesor di Posisi Penting Pemerintahan

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Kalah 4 Kali, Tapi Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

Prabowo Hadiri Konvensi Sains dan Teknologi Bersama 2.600 Rektor hingga Para Dosen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal