Gerindra Ungkap Visi Prabowo Ingin Jadikan Indonesia Petarung Global

Yuwantoro Winduajie
Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Isu Panas Program Prioritas', Selasa (22/9/2026). (Foto: tangkapan layar)

Selain pangan, Sugiat menyebut ketahanan energi sebagai fondasi lain untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global. Dia mencontohkan pengembangan energi alternatif melalui program B50.

Adapun B50 merupakan bahan bakar nabati campuran solar yang terdiri dari 50 persen biodiesel berbasis minyak kelapa sawit (FAME) dan 50 persen solar fosil.

"Begitu juga dengan ketahanan energi. Lucu sekali misalnya Indonesia adalah negara yang paling luas kebun sawitnya, tapi kita bisa kelangkaan minyak goreng, kita bisa kelangkaan energi. Sementara ada alternatif energi yang bisa kita manfaatkan, itulah program B50," katanya.

Sugiat juga menyoroti hilirisasi sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat daya saing nasional. Menurut dia, pembangunan infrastruktur juga tidak hanya berkaitan dengan proyek fisik, tetapi mencakup infrastruktur sosial.

"Kalau selama ini infrastrukturnya tidak menyangkut infrastruktur sosial seperti yang dijelaskan oleh Bang Dahnil tadi, berapa banyak misalnya renovasi sekolah, rumah sakit, jembatan desa, dan lain sebagainya, itu angka-angka yang sangat spektakuler," ujarnya.

Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia disebut menjadi perhatian penting Prabowo. Sugiat menilai pembangunan manusia merupakan fondasi agar Indonesia mampu menghadapi persaingan global.

"Bahwa Indonesia berdiri untuk membangun manusia, bukan membangun walaupun itu bagian dari kebutuhan kita kenapa tidak membangun jalannya, membangun gedungnya, tapi membangun jiwanya dan membangun badannya," ucap Sugiat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
20 jam lalu

Rocky Gerung Tegaskan Tak Bela Prabowo: Gue Membela Pengertian Konstitusi

20 jam lalu

Rocky Gerung Dorong Perubahan Radikal di Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya

20 jam lalu

Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

21 jam lalu

Ubedilah Badrun Pertanyakan Paradigma di Balik Kebijakan MBG-Kopdes: Berbasis Riset?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal