Golkar Bantah Isu Bahlil Terlibat Penyadapan 'Dewan Jenderal', Tegaskan Kabar Hoaks

Achmad Al Fiqri
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (Foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji membantah Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia terlibat dalam kasus dugaan penyadapan ilegal yang menjerat 'Dewan Jenderal' atau sejumlah jenderal polisi. Pernyataan ini merespons isu yang beredar bahwa Bahlil terlibat dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Dia menilai, kabar burung yang tak bisa dikonfirmasi tak perlu direspons.

"Sesuatu yang tidak kita, tidak bisa dikonfirmasi, sebenarnya tidak perlu dihiraukan," ujar Sarmuji di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/11/2026).

Sarmuji mencontohkan, spekulasi miring pernah menimpa Bahlil beberapa waktu lalu. Salah satunya, isu penganiayaan terhadap perempuan yang dilakukan ketua umum partai besar.

"Padahal partai besar itu kan, kalau kita boleh ngomong ada tiga saja. PDIP pemenang pemilu, Partai Golkar nomor dua, Partai Gerindra nomor tiga. Kalau ketua umum partai besar yang menganiaya pacarnya itu, harusnya satu dari tiga itu, ya," ucap Sarmuji.

"Tapi ternyata ketua umum siapa yang melakukan penganiayaan terhadap pacarnya? Kan nggak mungkin Bu Mega menganiaya pacarnya, kan. Pak Prabowo apalagi, nggak mungkin. Yang kemungkinan waktu itu spekulasinya kan ketua umum Partai Golkar, partai besar. Ternyata kan hoaks," tambahnya.

Ternyata, kata Sarmuji, penganiayaan kekasih itu dilakukan oleh ketua umum partai kecil yang tak lolos parlemen. Menurutnya, isu keterlibatan Bahlil dalam perkara penyadapan ini seperti informasi hoaks terkait penganiayaan kekasih ketua umum partai itu.

"Nah, sekarang jangan-jangan juga gitu, partai besar. Partai besarnya siapa, kita nggak tahu. Dan sebenarnya hal yang seperti itu diskip saja, karena tidak terkonfirmasi dan kebenarannya tidak bisa diverifikasi," kata Sarmuji.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
19 menit lalu

Golkar Ungkap Dampak Mengerikan Penyadapan Listyo Sigit, Candaan Bisa Disalahartikan

2 jam lalu

Istana Waspadai Musuh dalam Selimut usai Skandal Listyo Sigit cs, Pastikan Terus Bersih-Bersih

2 jam lalu

Dasco Minta Komisi III DPR Pantau Kasus Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit cs

2 jam lalu

Mabes Polri Dibanjiri Karangan Bunga Dukung Pengusutan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal