Greenpeace Sebut Karhutla Indonesia Capai 1,9 Juta Hektare, Data Pemerintah 202.010 Hektare

Yuwantoro Winduajie
Kepala Global Kampanye Hutan Indonesia Greenpeace, Kiki Taufik (Foto: iNews)

Selain mengacu pada analisis Nusantara Atlas, Greenpeace juga menggunakan berbagai sumber data, termasuk NOAA, untuk mengidentifikasi titik sumber asap.

Kiki mengatakan Greenpeace menemukan 11.632 titik sumber asap pada periode 4 Agustus hingga 18 Oktober 2026.

“Kami menyebutkan titik sumber asap. Beda dengan fire hotspot,” kata Kiki.

Menurut dia, titik sumber asap dibedakan dari titik panas atau fire hotspot karena titik panas belum tentu menunjukkan kebakaran. Sementara itu, Greenpeace menggunakan istilah titik sumber asap untuk menandai lokasi yang dipastikan memiliki sumber asap atau terjadi kebakaran.

“Tapi kalau titik sumber asap, kita memastikan bahwa di situ ada sumber asapnya, ada kebakarannya,” ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
13 jam lalu

Instruksi Prabowo, Pemerintah Cairkan Rp1,23 Triliun Tangani Karhutla di 7 Provinsi

14 jam lalu

Asap Karhutla Masih Berbahaya, Menkes Minta Warga Tetap di Rumah!

14 jam lalu

Negara Asing Olok-Olok Karhutla RI, Prabowo: Padahal Perusahaan Mereka di Sini Melanggar!

15 jam lalu

Teks Khutbah Jumat 23 Oktober 2026 Singkat Bikin Menangis: Karhutla dan Dosa Ekologis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal