Gunung Anak Krakatau Masih Level III Siaga, PVMBG: Potensi Letusan Masih Tinggi

Binti Mufarida
Gunung Anak Krakatau masih berstatus siaga level III. (Foto: Kementerian ESDM)

Saat ini, bahaya erupsi yang perlu diwaspadai berupa lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat. Jika erupsi menerus kembali terjadi, terdapat pula potensi bahaya aliran lava.

Badan Geologi masih merekomendasikan masyarakat sekitar Gunung Anak Krakatau dan wisatawan tidak memasuki ataupun melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

"Masyarakat yang terdampak abu vulkanik juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan," imbaunya.

Sebelumnya, PVMBG mencatat aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau masih berlangsung berdasarkan evaluasi hingga 8 September 2026. Pada periode 7-8 September 2026, tercatat dua kali gempa erupsi, empat kali gempa hembusan, 76 kali gempa low frequency, 100 kali gempa hybrid/fase banyak, delapan kali gempa vulkanik dangkal, serta sembilan kali gempa vulkanik dalam.

Sebelumnya, satu episode erupsi menerus dimulai pada 4 September 2026 pukul 23.07 WIB dan berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. Episode tersebut berlangsung selama 25 jam.Setelah erupsi menerus berakhir, hingga 8 September 2026 tercatat enam kali erupsi Strombolian.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Muntahkan Kolom Abu Setinggi 1,2 Km

4 hari lalu

Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Pagi Ini, Warga Dilarang Dekati Zona Bahaya

5 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali dalam 9 Menit, Warga Dilarang Mendekat Radius 5 Km

5 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Pagi Ini, Status Siaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal