Guru Besar UGM Usul Tunjangan Pejabat Dipotong demi Bayar Gaji PPPK

Yuwantoro Winduajie
Ilustrasi Guru Besar UGM usul pemotongan tunjangan pejabat untuk membayar PPPK. (Foto: Freepik)

“Ketika pemerintah daerah tidak mampu, maka tanggung jawab berada di pemerintah atasnya. Untuk itu, pemerintah pusat bertanggung jawab mengatasinya,” ujar Agus.

Dia juga mengingatkan pemerintah agar tidak membebankan persoalan fiskal kepada masyarakat melalui penambahan pajak daerah. Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini belum mendukung kebijakan yang berpotensi menambah beban warga.

“Untuk mencari pendapatan baru dari pajak, kasihan rakyat yang bebannya sudah berat. PHK terjadi di mana-mana, mencari pekerjaan semakin sulit, harga barang semakin mahal. Jangan kemudian masyarakat kembali ditekan dengan pajak,” katanya.

Selain itu, Agus mengkritik kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai belum disusun secara menyeluruh. Dia mencontohkan pembentukan Sekolah Rakyat ketika masih banyak sekolah yang dapat diperbaiki tata kelolanya. Dia juga menyinggung pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di tengah keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dinilai masih bisa diperkuat.

“Pendekatan seperti ini menunjukkan kecenderungan membangun program baru dibanding mengoptimalkan kelembagaan yang sudah tersedia,” ujarnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

DPR Prihatin Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe: Harus Diusut sampai Tuntas

2 hari lalu

Anak Disabilitas Meninggal Diduga Korban Perundungan, DPR: Keluarga Harus Dapat Keadilan

2 hari lalu

MSCI Soroti Bursa RI, DPR Desak Praktik Goreng Saham Ditindak Tegas

2 hari lalu

Asap Karhutla Berbahaya, DPR Minta Pemerintah Sediakan Kamp Oksigen bagi Warga Rentan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal