Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Petisi Ditutup dengan 318.480 Tanda Tangan

Achmad Al Fiqri
Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah. (Foto: @gusmiftah/Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden usai viral menghina penjual es teh bernama Sunhaji. Pernyataan mundur disampaikan  di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (6/12/2024).

Sebelumnya, muncul petisi bertajuk Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden di laman change.org yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Petisi itu ditutup dengan jumlah 318.480 tanda tangan.

Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden ditutup dengan 318.480 tanda tangan. (Foto: Change.org)

"Update: Gus Miftah telah mengundurkan diri dari Jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden. Terima kasih untuk semua teman-teman yang ikut berpartisipasi menyebarkan, menandatangani petisi. Kita berhasil menyelamatkan ADAB di negeri ini," tulis Dika dalam keterangan petisi.

Dika sebelumnya meminta agar Presiden Prabowo Subianto meninjau ulang posisi yang diberikan kepada Gus Miftah. Dika berpendapat tindakan Gus Miftah bertentangan dengan prinsip Prabowo yang menghargai para pedagang kaki lima, seperti penjual bakso, serta nelayan.

Dika juga menegaskan bahwa jika tindakan Gus Miftah terus dibiarkan, hal tersebut dapat merusak citra pemerintahan Prabowo.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 hari lalu

Blak-blakan! Denny Indrayana Bongkar Pasal Selundupan yang 'Menggibran', Loloskan Gibran Cawapres 2024

1 hari lalu

Akademisi NTU Singapura Pertanyakan Jalur Pendidikan Gibran: Advanced Diploma Tak Setara SMA

15 hari lalu

Denny Indrayana cs Dinilai Tak Punya Legal Standing Gugat Ijazah Gibran ke MK

16 hari lalu

Perkara Gibran Dinilai Bukan Cuma soal Ijazah, Denny Indrayana Ungkap 5 Pelanggaran Konstitusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal