"Maka sesudah (muktamar) ini tentu pasti sekaligus pasti kita bicarakan bersama (rencana pembentukan kabinet baru)," jelas Gus Yahya menjawab pertanyaan Direktur Pemberitaan MNC, Yadi Hendriana.
Gus Yahya menganggap, antara dirinya dengan Kiai Said saat ini semakin harmonis. Dia menganggap Kiai Said sebagai guru sekaligus keluarganya.
"Iya beliau guru saya, ada Muktamar atau tidak saya cium tangan gitu saja. Itu juga satu hal naluriah saja," katanya.