Para peserta merupakan talenta yang telah melewati rangkaian seleksi sebelum mencapai tingkat nasional. Persaingan tersebut tidak hanya melibatkan siswa dari sekolah unggulan di kota-kota besar, tetapi juga peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Mu'ti menambahkan, tingginya partisipasi menunjukkan OSN tidak sekadar menjadi ajang kompetisi akademik. Menurutnya, OSN juga menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menemukan dan membina talenta sains sejak usia sekolah.
"Pemerintah juga menekankan bahwa penghargaan OSN tidak berhenti pada medali dan uang pembinaan. Para peraih medali memiliki peluang untuk mengikuti pembinaan talenta dan seleksi menuju kompetisi sains internasional," tutur dia.
Kemendikdasmen menyebut peserta berprestasi juga berkesempatan mengikuti pembinaan di Pelatnas, program pengembangan talenta, beasiswa, hingga peluang masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi.