Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan perhelatan U20 Sherpa Meeting. Anies ingatkan soal perdamaian dunia. (Foto : Istimewa)
Muhammad Refi Sandi

JAKARTA, iNews.id- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan perhelatan U20 Sherpa Meeting, U20 Mayors Summit 2022, dan Presidensi G20 diselenggarakan di tengah krisis perdamaian dunia. Untuk itu, Anies meminta kepada seluruh delegasi yang hadir di ruangan serta bergabung secara daring untuk mengheningkan cipta. 

“Kita semua menginginkan adanya perdamaian dunia. Krisis yang sedang terjadi ini turut menjadi bahasan bagaimana pentingnya komunikasi dan kolaborasi antar pemerintah di level global, bagaimana kita bangkit dalam hal ekonomi maupun sosial. Ada unsur keadilan di situ,” ujar Anies dalam keterangannya dikutip, Rabu (30/3/2022).

Anies juga meminta pertemuan ini bukan sekadar menceritakan keberhasilan atau pun program-program yang dilakukan oleh pemerintah kota. Tapi, lebih dari itu, bagaimana pengalaman yang dimiliki oleh sebuah kota atau wilayah dapat menjadi prioritas untuk dibahas di level global.

“Apalagi kita selama dua tahun ini mengalami pandemi. Ada begitu banyak pengalaman yang bisa menjadi bahan di level global. Kami bersyukur, ini kesempatan bagi Jakarta dan Jawa Barat untuk mewakili Indonesia menyampaikan hal-hal yang bisa menjadi prioritas global,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati selaku U20 Sherpa Jakarta memaparkan para Sherpa fokus membahas enam isu prioritas atau tantangan perkotaan pascapandemi yang menjadi agenda utama U20 2022 Cycle yang selanjutnya akan diajukan dalam bentuk U20 Communique. 

“Keenam isu prioritas tersebut, yaitu kebangkitan sosial dan ekonomi untuk semua, kebutuhan akan perumahan dengan harga terjangkau yang menunjang produktivitas, transisi energi terbarukan, akses mobilitas berkelanjutan untuk semua orang, kesehatan mental dan ketangguhan atas pandemi, dan masa depan dunia kerja,” tutur Sri.

Sebagai informasi, U20 Sherpa Meeting ini terdiri dari empat sesi di mana tiga sesi di antaranya merupakan sesi tertutup. Pada sesi kedua, peta jalan G20 tahun ini turut dipaparkan serta bertujuan untuk mendengarkan masukan dari perwakilan G20 Engagement Group lainnya, di antaranya Business 20, Civil 20, Labor 20, Science 20, Supreme Audit Institution 20, Think 20, dan Youth 20, atas agenda pembahasan U20.

Sementara itu, dua sesi yang dilangsungkan pada hari kedua bersifat tertutup. Sesi pertemuan ini membahas tentang rekomendasi kebijakan atas isu prioritas dan pesan kunci yang harus dibawa dalam U20 Mayors Summit. Hasil dari seluruh rangkaian diskusi, termasuk draft Communique dilaporkan kepada U20 Co-chair.

Jakarta telah menggelar Urban 20 (U20) Sherpa Meeting, sebagai rangkaian acara menjelang U20 Mayors Summit 2022, selama dua hari pada Rabu (23/3) sampai dengan Kamis (24/3) Diselenggarakan secara hybrid di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, pertemuan ini menghadirkan seluruh Sherpa (perwakilan/delegasi) dari kepala pemerintahan kota anggota U20. Selain itu, turut diundang pula perwakilan kota pengamat dan mitra. 

Seluruh perwakilan yang disebutkan ini, membahas U20 Communique atau Pesan Bersama dari U20, sebagai salah satu engagement group G20. Pesan Bersama ini akan dibawa pada U20 Mayors Summit yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang, sebelum diserahkan secara resmi kepada Presidensi G20 Indonesia.



Editor : Muhammad Fida Ul Haq

BERITA TERKAIT