Harga Daging Sapi Naik, Bapanas Pastikan Belum Ada Gejolak

Tangguh Yudha
Bapanas memastikan kenaikan harga daging sapi belum memicu gejolak. Harga Rp180.000 per kg disebut hanya berlaku untuk daging sapi premium. (Foto: Dok. Bapanas)

Untuk menjaga stabilitas harga dalam jangka panjang, Ketut menyebut pemerintah terus mendorong peningkatan produksi sapi lokal melalui program swasembada sapi. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor daging sapi secara bertahap.

"Langkah penstabilan daging sapi karena memang ada sedikit pengaruh (kurs) dolar. Namun demikian, sebagaimana arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, tentu kita terus mendorong dan mendukung swasembada sapi. Mudah-mudahan dengan program swasembada juga bisa menekan impor," tuturnya..

Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan, produksi sapi dan kerbau lokal pada 2026 diperkirakan mencapai 2,15 juta ekor atau setara 421.210 ton daging. Sementara kebutuhan nasional diproyeksikan mencapai 794.290 ton.

Ketut menyebut, kekurangan kebutuhan akan dipenuhi melalui kombinasi produksi dalam negeri dan pasokan impor yang telah diperhitungkan pemerintah. 

Dengan skema tersebut, stok akhir tahun diperkirakan mencapai 324.090 ton, meningkat dibandingkan carry over stock tahun sebelumnya yang sebesar 185.810 ton.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg, Bapanas: Petani Lagi Bahagia

15 hari lalu

Bapanas Lapor Stok Beras Pemerintah 5,2 Juta Ton: Pangan Kita Aman

26 hari lalu

El Nino Belum Ganggu Produksi Pangan, Bapanas: Stok Beras Masih Aman

2 bulan lalu

Harga Cabai Merah Melonjak Tajam, Bapanas Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal