JAKARTA, iNews.id - Harga emas Antam terus meroket hingga menembus angka Rp3.168.000 per gram. Meski melonjak, pedagang emas mengungkapkan, masyarakat justru antusias membeli emas.
Suki, pedagang emas di Pasar Emas Cikini mengatakan kenaikan harga memang mendorong sebagian masyarakat untuk menjual emas yang telah mereka simpan sejak lama untuk meraih keuntungan. Namun, dia menilai jumlah pembeli justru lebih dominan.
"Ada sebagian menjual karena mereka sudah memiliki emas lebih lama, sehingga berpikir sudah dapat keuntungannya. Tetapi lebih utama lagi banyak juga yang baru membeli karena dia tahu bahwa emas ini memang lindung uang, untuk menjamin uangnya tidak inflasi," kata Suki, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap fungsi emas sebagai instrumen investasi kini semakin meningkat. Emas dipandang mampu menjaga nilai kekayaan di tengah kenaikan harga barang dan tekanan inflasi.
"Banyak yang membeli itu karena sudah menyadari bahwa emas ini memang perlu dimiliki sebagai nilai investasi untuk melindungi uangnya tidak termakan oleh kenaikan harga barang," ucap Suki.