Lebih lanjut, Suki menilai emas tetap menjadi investasi yang menjanjikan dalam jangka panjang. Dia bahkan menyebut emas dan perak sebagai 'uang Tuhan' karena nilainya yang terjaga sejak dahulu hingga sekarang.
"Emas dari dulu sampai sekarang, bahkan dikatakan emas dan perak itu uangnya Tuhan. Nah, jadi nggak salah kalau megang emas ini," katanya.
Untuk diketahui, harga emas terus mencetak rekor baru. Per hari ini, harga emas dunia telah menembus level tertingginya di 5.598 dolar AS per troy ons dan harga emas dalam negeri yang dijual di Pegadaian dibanderol Rp3 jutaan per gram.
Terdapat sejumlah faktor yang mendorong kenaikan harga emas, mulai dari faktor eksternal yang berkaitan dengan kondisi geopolitik, hingga faktor internal yang berkaitan dengan tingginya permintaan masyarakat.