Harga Kedelai Meroket, Profesor IPB Buka-bukaan Soal Solusinya

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi kedelai

JAKARTA, iNews.id - Harga kedelai tengah melonjak dan menyebabkan para perajin tahu dan tempe kesulitan. Merespons hal ini, Profesor dari Institut Pertanian Bogor (IPB) buka-bukaan soal solusinya.

Diketahui, bahan baku kedelai saat ini masih diimpor Indonesia dari Amerika. Alhasil, harga bahan tahu tempe dipengaruhi oleh beberapa hal mulai dari produksi hingga kurs mata uang.

Dosen IPB, Profesor Munif Ghulamahdi mengatakan bahwa IPB memiliki teknologi budidaya kedelai yang cocok ditanam di lahan pasang surut. Dengan begitu, Indonesia bisa memproduksi bahan baku kedelai sendiri.

“Dalam mendukung teknologi BJA, diperlukan adanya tata kelola kawasan produksi BJA serta menjamin tersedianya benih unggul dan sarana produksi lainnya,” kata Munif dikutip dari laman resmi IPB, Rabu (23/2/2022).

Adapun, teknologi tersebut berupa budidaya jenuh air (BJA) kedelai. Menurutnya teknologi ini mampu memberikan irigasi secara terus menerus dan membuat muka air tetap tenang.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
16 hari lalu

Prabowo bakal Minta Masukan Profesor untuk Atasi Asap Karthutla

22 hari lalu

Begini Skenario Profesor Matematika Israel Bantai dan Usir Ribuan Orang Arab

23 hari lalu

Bukan Hanya Membunuh, Profesor Matematika Israel Ingin Usir Orang-Orang Arab

23 hari lalu

Biadab! Profesor Matematika Israel Rencanakan Pembantaian Ratusan Orang Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal