Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikritik Malaysia dan Singapura soal Asap Karhutla, Dasco: Tak Perlu Dibalas Ketersinggungan
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Siagakan 61 Armada Udara untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:30:00 WIB
BNPB Siagakan 61 Armada Udara untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera
BNPB menyiagakan 61 armada udara untuk penanganan karhutla di Kalimantan dan Sumatera melalui operasi modifikasi cuaca dan water bombing. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan 61 armada udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera. Sebanyak 24 armada digunakan untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca (OMC), sedangkan 37 armada lainnya dikerahkan guna pemadaman melalui water bombing atau pengeboman air.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, seluruh armada tersebut masih dioperasikan untuk mendukung upaya penanganan karhutla.

“Untuk Satgas udara kita tetap menyegarkan dan mengoperasikan 61 unit Armada Udara, 24 di antaranya untuk patroli maupun OMC atau Operasi Modifikasi Cuaca dan 37 untuk water bombing atau penyebaran air melalui helikopter,” ujar Berton dalam konferensi pers, Rabu (28/10/2026).

BNPB juga mengerahkan operasi modifikasi cuaca di tiga provinsi, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan. Hingga saat ini, operasi tersebut telah dilaksanakan sebanyak 18 sorti dengan total penyemaian 22.400 kilogram (kg) bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) dan dry ice atau es kering.

Pesawat OMC yang sebelumnya dikerahkan dari Jambi ke Jawa Barat kini telah kembali ke Jambi. Pesawat tersebut tetap disiagakan untuk mendukung OMC maupun water bombing, menyesuaikan kebutuhan penanganan karhutla dan kondisi atmosfer.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut