Diketahui, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah memberikan tekanan pada harga minyak dunia dan kenaikan nilai tukar mata uang terhadap dolar AS.
Gejolak tersebut sempat mendorong harga minyak dunia menembus di atas 100 dollar AS per barel sejak Minggu (8/3/2026). Selain itu, pada awal perdagangan Senin (9/3/2026), nilai tukar rupiah menembus level Rp 17.000 per dolar AS.