Harga Minyak Mentah Sentuh Level Tertinggi dalam 5 Bulan usai AS Serang Fasilitas Nuklir Iran

Aditya Pratama
Harga minyak mentah melonjak ke level tertinggi dalam lima bulan pada, Senin (23/6/2025) setelah AS menyerang fasilitas nukir Iran. (Foto: AP)

Iran mengatakan pada hari Senin bahwa serangan AS terhadap fasilitas nuklirnya memperluas jangkauan target yang sah bagi angkatan bersenjatanya dan menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai penjudi karena bergabung dengan kampanye militer Israel melawan Republik Islam.

Meskipun ada rute pipa alternatif keluar dari wilayah tersebut, masih akan ada volume minyak mentah yang tidak dapat sepenuhnya diekspor jika Selat Hormuz tidak dapat diakses. 

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan hari Minggu, Goldman Sachs memprediksi Brent dapat mencapai puncaknya di level 110 dolar AS per barel jika aliran minyak melalui jalur air penting tersebut dikurangi setengahnya selama sebulan, dan tetap turun sebesar 10 persen selama 11 bulan berikutnya.

Bank tersebut masih berasumsi tidak ada gangguan signifikan terhadap pasokan minyak dan gas alam, sehingga menambah insentif global untuk mencoba dan mencegah gangguan yang berkelanjutan dan sangat besar.

Sejak konflik di Timur Tengah dimulai pada 13 Juni, minyak jenis Brent telah naik 13 persen, sementara WTI telah naik sekitar 10 persen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Konflik Israel-Iran

4 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

6 jam lalu

Nah, Rusia Ungkap Kemungkinan Rencana AS Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Iran

9 jam lalu

Fantastis! Iran Tembak Jatuh 45 Drone MQ-9 Reaper AS Selama Perang, Nilainya Rp23 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal