Hari Anak Nasional 2021, Ketua DPD Ingatkan Potensi Stunting di Tengah Pandemi

Felldy Aslya Utama
Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan potensi stunting pada anak di pandemi Covid-19. (Foto dok DPD)..


 
Menurut LaNyalla, tantangan pencegahan stunting semakin berat mengingat posyandu tidak beroperasi untuk mencegah penularan virus corona. 

"Padahal posyandu merupakan garda terdepan dalam memonitor tumbuh kembang anak,” imbuhnya.

LaNyalla mengatakan, stunting harus ditangani dengan kolaborasi multipihak dikarenakan faktor penyebabnya juga multidimensi. 

“Stunting memang bukan hanya karena minimnya akses ke makanan yang bergizi, tetapi juga dipengaruhi praktek pengasuhan yang kurang baik, terbatasnya layanan kesehatan, akses air bersih tak tercukupi, sanitasi tak layak, termasuk pembelajaran dini yang kurang berkualitas bagi keluarga,” tuturnya.

Yang paling  penting, lanjut LaNyalla, perlunya edukasi bagi masyarakat. Edukasi itu perlahan akan mengubah mindset, pola pikir dan juga gaya hidup masyarakat Indonesia.

Pemerintah  menargetkan penurunan stunting hingga 14 persen pada 2024. Stunting merupakan salah satu indikator prioritas dalam SDGs di mana target tahun 2030 adalah terbebas dari malnutrisi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
17 hari lalu

BGN Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi Mulai Hari Ini, Wilayah 3T Jadi Prioritas

1 bulan lalu

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Layanan Difokuskan ke Wilayah 3T

1 bulan lalu

Pramono Targetkan Angka Stunting di Jakarta Turun 3 Persen dalam 2 Tahun, Ini Strateginya

2 bulan lalu

Cegah Stunting Sejak Dini, PT Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal