Hari Bela Negara, Prabowo Ulas Agresi Militer Belanda dan Penangkapan Sejumlah Tokoh Bangsa

Komaruddin Bagja
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. (Foto: Antara).

Dia menjelaskan, Belanda melancarkan serangan ke Yogyakarta sebagai Ibu Kota Indonesia saat itu disertai penangkapan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta serta Perdana Menteri Sutan Syahrir dan beberapa tokoh lainnya.

Jatuhnya Ibu Kota negara, kata dia menyebabkan dibentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Padang, Sumatera Barat. Saat itu Presiden Soekarno memberikan mandat penuh kepada Syafrudin Prawiranegara untuk menjalankan pemerintahan, membentuk dan mendeklarasikan berdirinya PDRI atau Pemerintah Darurat Republik Indonesia.

Terbentuknya PDRI tersebut dinilai sebagai tonggak sejarah yang sangat penting demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. PDRI telah menunjukkan kepada dunia bahwa eksistensi NKRI masih ada dan berdaulat.

"Pada momen Hari Bela Negara ini saya ingin mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan NKRI," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI Bebas Aktif di Tengah Ketegangan Global

Nasional
5 jam lalu

Prabowo Optimistis RI Tak Lagi Bergantung Impor BBM, Manfaatkan Sawit hingga Tebu

Nasional
11 jam lalu

Perang AS-Israel Vs Iran Memanas, Prabowo: Kita Harus Siap Hadapi Kesulitan!

Nasional
11 jam lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Persiapan Idulfitri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal