Hari Ini 25 Tahun Lalu : Kisah Presiden Soeharto Mundur, Demo Besar-besaran hingga Kerusuhan

Muhammad Atik Fajardin
Presiden Soeharto menyatakan mundur, pada 21 Mei 1998, pukul 09.00 WIB. (Foto ist).

Meninggalnya empat mahasiswa ini seperti menjadi sebuah pemicu kerusuhan yang terjadi di Jakarta. Tepatnya 14 Mei 1998, Jakarta kala itu penuh dengan api dan asap tebal dari sejumlah bangunan yang terbakar.

Di hari tersebut Presiden Soeharto tidak berada di Jakarta dan tengah melakukan kunjungan ke Kairo, Mesir. Barulah pada 15 Mei 1998, Presiden Soeharto bersama rombongan mendarat di Halim Perdanakusuma, sebagai respons dari apa yang terjadi di dalam negeri.

Sejumlah pertemuan dilakukan Soeharto untuk menyikapi persoalan yang tengah terjadi. Namun penanganan dan penanggulangan tersebut tak meredupkan aksi mahasiswa yang terus mendesak Soeharto mundur.

Sejumlah pertemuan dilakukan Soeharto untuk menyikapi persoalan yang tengah terjadi. Namun penanganan dan penanggulangan tersebut tak meredupkan aksi mahasiswa yang terus mendesak Soeharto mundur. 

Hingga 18 Mei 1998, ribuan mahasiswa menduduki Gedung MPR/DPR. Aksi menduduki Gedung Dewan ini terus berlangsung, sampai akhirnya lewat siaran televisi, Presiden Soeharto menyatakan mundur, pada 21 Mei 1998, pukul 09.00 WIB.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Demo Buruh di DPR Selesai, Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Dibuka Kembali

3 hari lalu

3.983 Personel Gabungan Kawal 47 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini

6 hari lalu

Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap

9 hari lalu

Viral Ejek Pedemo, Personel Polda Bengkulu Bripka Masagus Dipatsus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal