Hari Tanpa Bayangan di Indonesia, Simak Tanggal dan Waktunya

Binti Mufarida
Hari tanpa bayangan kembali terjadi di Indonesia. (Foto istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Hari tanpa bayangan kembali terjadi di Indonesia. Hari tanpa bayangan bisa disebut juga kulminasi atau transit atau istiwa' yang merupakan fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Lalu, kapan tanggal dan waktunya?

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama. 

Saat itu Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat "menghilang", karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. 

"Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan," tulis BMKG dalam keterangan resminya

Lebih lanjut, BMKG menjelaskan fenomena kulminasi terjadi karena bidang ekuator Bumi atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi. Sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat LU sampai dengan 23,5 derajat LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
14 jam lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek hingga 20 Februari 

Nasional
1 hari lalu

BMKG Ramal Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah RI saat Imlek 17 Februari

Internasional
3 hari lalu

Gempa Besar M6,4 Guncang Vanuatu, Tak Berpotensi Tsunami

Nasional
3 hari lalu

Daryono Mundur dari Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal