Hashim: Kita Harus Bangun Tanggul Laut Raksasa, kalau Tidak 100 Juta Jiwa Terdampak Negatif

Tangguh Yudha
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo (foto: Tangguh Yudha)

JAKARTA, iNews.id - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengingatkan bahwa ancaman perubahan iklim semakin mengkhawatirkan. Dia menilai pembangunan tanggul laut raksasa menjadi langkah mendesak untuk melindungi masyarakat dari kenaikan permukaan air laut yang terus meningkat setiap tahun.

Dalam Investing on Climate di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jumat (5/12/2025), Hashim menyebut dampak perubahan iklim kini semakin parah tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara tetangga.

Menurutnya, kondisi pesisir Pulau Jawa menjadi salah satu contoh ancaman yang nyata.

"Kita bisa lihat ya di Jakarta Utara dan dampak daripada itu banyak rakyat kita yang dari, ya maaf ya, saya kira yang paling kena dampak negatif adalah rakyat kita dari lapisan bawah. Yang melihat setiap tahun, kalau tidak salah naik 2,5 cm atau 5 cm setiap tahun," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Megapolitan
13 jam lalu

Pramono Sebut Proyek Giant Sea Wall Jakarta Dimulai September 2026

Megapolitan
1 hari lalu

DLH DKI Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru dalam 3 Hari

Megapolitan
1 bulan lalu

Cek Progres Tanggul Laut Ancol Sepanjang 2,1 Km, Pramono: Sudah 95%

Nasional
1 bulan lalu

Jakarta Terancam Tenggelam, Tanggul Laut Jadi Solusi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal