Hasil Konferensi Meja Bundar, Latar Belakang dan Tokohnya di Den Haag Belanda

Nur Fathiyah Azizah Putri
Hasil Konferensi Meja Bundar (Dok. Kemdikbud)

JAKARTA, iNews.id - Hasil Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda penting untuk diketahui siswa di bangku sekolah. Lantas, apakah hasil KMB merugikan Indonesia? 

Kapan Konferensi Meja Bundar Dilaksanakan?

Sebelum hasil Konferensi Meja Bundar ada, para pemimpin RI mengadakan pertemuan dengan BFO (Bijeenkomst voor Federal Overslag), semacam permusyawaratan dewan federasi pada 19-22 Juli 1949 di Yogyakarta.

Kemudian, melansir buku ’IPS SD/MI Kls 5’ terbitan Grasindo, Konferensi Meja Bundar diselenggarakan di Den Haag pada tanggal 23 Agustus - 2 November 1949. Konferensi ini berjalan alot dan memerlukan kesabaran, keuletan, kecerdasan dan keberanian para pemimpin bangsa Indonesia.

Indonesia diwakili Drs Moh Hatta, sedangkan Belanda menunjuk Sultan Hamid II dari negara boneka Borneo Barat. Sultan Hamid II mewakili seluruh negara boneka. Tujuan belanda mengirim Sultan Hamid II adalah untuk memecah belah pendapat yang sudah disepakati dalam konferensi antar-Indonesia.

Konferensi ini mencakup dua bidang, yaitu bidang ketatanegaraan dan militer. Dalam bidang ketatanegaraan, negara Indonesia Serikat ditetapkan sebagai berikut:

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

57 tahun lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

57 tahun lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

57 tahun lalu

Sejarah! Autumn Durald Arkapaw Jadi Wanita Pertama Memenangkan Best Cinematography untuk Film Sinners

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal