Heatwave Asia, Kota Kumarkhali di Bangladesh Jadi Daerah Terpanas hingga 51,2 Derajat Celsius

Reza Fajri
Ilustrasi gelombang panas (foto: Reuters)

Dwikorita menjelaskan fenomena udara panas yang terjadi di Indonesia belakangan ini tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas. Pasalnya fenomena di Tanah Air tidak memenuhi kondisi-kondisi tersebut.

BMKG menyarankan masyarakat tidak perlu panik menyikapi informasi gelombang panas tersebut. Masyarakat diminta mengikuti dan melaksanakan imbauan respons yang sesuai.

"Seperti menggunakan perangkat pelindung atau tabir surya apabila melakukan aktivitas di luar ruangan," kata Dwikorita.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
21 jam lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang hingga 12 Maret

Nasional
1 hari lalu

Gempa M 6,1 Guncang Tonga, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Nasional
1 hari lalu

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Imbas 2 Bibit Siklon Tropis

Nasional
2 hari lalu

Breaking News: Gempa Terkini Magnitudo 5,7 Guncang Lebong Bengkulu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal