Heatwave Asia, Kota Kumarkhali di Bangladesh Jadi Daerah Terpanas hingga 51,2 Derajat Celsius

Reza Fajri
Ilustrasi gelombang panas (foto: Reuters)

Dwikorita menjelaskan fenomena udara panas yang terjadi di Indonesia belakangan ini tidak termasuk ke dalam kategori gelombang panas. Pasalnya fenomena di Tanah Air tidak memenuhi kondisi-kondisi tersebut.

BMKG menyarankan masyarakat tidak perlu panik menyikapi informasi gelombang panas tersebut. Masyarakat diminta mengikuti dan melaksanakan imbauan respons yang sesuai.

"Seperti menggunakan perangkat pelindung atau tabir surya apabila melakukan aktivitas di luar ruangan," kata Dwikorita.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
33 menit lalu

Ganas! Gelombang Panas Renggut 16.300 Nyawa di Jerman

21 jam lalu

Jakarta Terancam Kekurangan Air Imbas Kekeringan September 2026? Ini Faktanya!

21 jam lalu

Apa Itu Kekeringan Meteorologis yang Terjadi di DKI Jakarta hingga 10 September 2026? Cek di Sini!

1 hari lalu

Gempa M6,2 Guncang Kepulauan Sandwich Selatan, BMKG Pastikan Tak Berdampak ke RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal