Heboh Rendang dan Nasi Uduk Babi, Waketum MUI : Jangan Bermain-Main dengan Masalah SARA

Widya Michella
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas. (Foto Antara).

Adanya peristiwa tersebut, kata pria asal Minangkabau ini, ada orang yang mencoba membuat keruh dan merusak suasana. Sehingga terkesan masyarakat Padang dan Aceh sudah tidak lagi taat dan patuh kepada ajaran agama Islam. 

"Karena mereka telah memakan rendang babi dan nasi uduk babi yang dilarang oleh ajaran agamanya," katanya.

Menurut dia, banyak pertanyaan yang muncul akibat peristiwa itu. Seharusnya pembuat makanan itu tidak menyinggung perasaan masyarakat Padang dan Aceh.

"Lalu muncul pertanyaan mengapa ada yang membuat rendang babi Padang dan nasi uduk babi Aceh tersebut. Kalau mereka akan tetap membuat masakan dan makanan yang terbuat dari babi tersebut bukankah mereka bisa memberi nama dengan nama yang lain yang tidak akan menyinggung perasaan kami sebagai orang Padang dan orang Aceh?" katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
17 hari lalu

Awal Ramadan Tak Sama, Anwar Abbas Ingatkan Sikap Toleran 4 Imam Mazhab

Nasional
19 hari lalu

MUI Setuju Sweeping Rumah Makan saat Ramadan Dilarang, Tekankan Sikap Saling Menghormati

Nasional
19 hari lalu

MUI soal Potensi Beda Awal Ramadan: Tak Perlu Dibawa kepada Perpecahan

Nasional
23 hari lalu

Menag: Saya Gak Bisa Tidur kalau MUI Tidak Punya Kantor yang Layak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal