Hindari Konflik, KPU Harap Saksi dan Petugas TPS Paham Regulasi Pemilu

Ilma De Sabrini
Ketua KPU Arief Budiman (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Jelang Pemilu 2019, konflik kerap kali hadir di kalangan para pemilih. Bahkan, kemungkinan hingga jelang hari pencoblosan.

Menghindari konflik baper di kalangan para pemilih KPU mengimbau paslon atau partai menempatkan orang-orang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang memahami regulasi dalam pemilu. Sehingga, dapat mencegah konflik.

"Yang penting itu saat pemungutan suara, paslon, partai harus menempatkan orang yang benar-benar memahami regulasi pemilu di TPS karena, biasanya konflik itu diawali oleh para pihak tidak memahami regulasi," kata Ketua KPU Arief Budiman.

Hal itu disampaikan dia dalam diskusi Pemilu Cerdas Tanpa Baper dengan tajuk "Berbeda Pilihan Itu Biasa" di Auditorium Gedung Sindo, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Terkait hal itu, Arief mengaku, pihaknya akan melatih petugas TPS agar paham mengenai regulasi pemilu. Selain itu juga mampu menciptakan pemilu damai dan antihoaks. Guna menunjang hal tersebut, KPU telah berkoordinasi dengan Bawaslu dan Kepolisian.

"KPU akan melatih dengan baik dan benar petugas di TPS supaya memahami betul (regulasi). Bawaslu dan kepolisian juga pasti akan melakukan demikian pasti mengirim orang yang paham akan pemilu di TPS," ungkap Atief.

Jelang pemilu 2019 masyarakat kerap kali diterpa berita-berita hoaks terkait dengan pemilu. Oleh karena itu, KPU mengimbau masyaramat untuk membaca portal berita terpercaya dan memantau media sosial resmi milik KPU di @KPU_ID agar terhindar dari hoaks dan konflik baper jelas pemilu.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Polisi Periksa Sejumlah Saksi terkait Kasus Kematian 3 Orang Sekeluarga di Jakut

Nasional
6 hari lalu

KPK Periksa 15 Saksi terkait Kasus Kajari HSU, Dalami Pemotongan Anggaran Internal Kejari

Nasional
14 hari lalu

Kejagung Periksa Eks Menteri ESDM Sudirman Said terkait Kasus Korupsi Minyak Mentah Petral

Nasional
15 hari lalu

Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Laporkan ANRI hingga KPU ke Ombudsman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal