Houthi Serang Riyadh, Wamenhaj Dahnil: Belum Ada Larangan Perjalanan ke Arab Saudi

Binti Mufarida
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Binti Mufarida)

Dahnil juga berharap seluruh pihak di kawasan Timur Tengah dapat menahan diri agar situasi tidak berkembang menjadi perang terbuka yang berpotensi merugikan banyak pihak, termasuk jemaah yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami berharap semua pihak di Timur Tengah menahan diri jangan terjebak dengan perang terbuka yang justru akan merugikan semua pihak apalagi langsung atau tidak langsung pasti berdampak terhadap aktivitas ibadah umat Islam di tanah suci,” katanya. 

Sebelumnya, dua warga negara Indonesia (WNI) terluka akibat serangan kelompok Houthi Yaman di Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10/2026). Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan kedua WNI tersebut bukan jemaah umrah, melainkan pemukim di Arab Saudi.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh telah menerima informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi terkait insiden tersebut.

“Betul, KBRI Riyadh telah menerima informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada hari Selasa 13 Oktober 2026 yang menyampaikan bahwa terdapat dua warga negara Indonesia yang mengalami luka ringan pada tanggal 11 Oktober 2026,” kata Heni dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).

Heni menjelaskan, kedua WNI tersebut berinisial RM (45) dan ET (32). Keduanya sempat menjalani perawatan di rumah sakit berbeda di Riyadh.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bandara Riyadh Diserang Houthi, Kemenhaj Minta Jemaah Umrah Tenang: Fokus Ibadah

1 hari lalu

Kasus Kuota Haji, Travel Setor 6.000 Dolar AS per Jemaah agar Berangkat Tanpa Antre

4 hari lalu

Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah Purwakarta, Terbukti Pungli dan Palsukan Data Jemaah Haji

6 hari lalu

Terungkap! 2 Jemaah Diberangkatkan dengan Disamarkan Jadi Petugas Haji, Tarif 14.000 Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal