Liliana menegaskan, seorang perempuan memiliki peranan sangat penting, terutama dalam mendidik generasi penerus bangsa. Menurutnya, perempuan yang kuat, terdidik dan bijak, akan melahirkan anak-anak yang kuat, terdidik dan bijak pula.
"Dan melalui perempuan gigih, berakhlak dan bermartabat, pastinya akan menghasilkan generasi-generasi penerus bangsa yang tidak saja berkualitas baik, tapi juga berakhlak dan bermartabat," katanya.
Kepada seluruh kader dan pengurus Kartini Perindo, Liliana berpesan untuk terus belajar, terus menggali ilmu yang bermanfaat sebagai bekal untuk meraih prestasi.
"Kita harus bisa menjadi contoh, panutan bagi anak-anak generasi mendatang," ucap Liliana.
Dia pun berharap seluruh kader Kartini Perindo tetap solid, tak kenal lelah dan menyerah untuk mewujudkan misi dan Partai Perindo.
"Dalam setiap perjuangan, tantangan dan hambatan selalu ada. Tetapi kita tidak boleh menyerah, tetap konsisten pada tujuan semula, dan tetap bersatu, bergandengan tangan untuk meraih tujuan kita," kata Liliana.
Pada kesempatan itu, Liliana membacakan dua pantun sebagai penutup. "Air hangat diminum di pagi hari. Selalu semangat, jangan pernah berhenti," ucapnya, disambut tepuk tangan seluruh kader Kartini Perindo yang ikut webinar.
"Bunga kenanga, bunga melati, indah menghias Ibu Pertiwi. Jauh di mata, dekat di hati, segera kita jumpa kembali," kata dia.