Ibu Hamil Meninggal usai Ditolak RSUD Ciereng Subang, DPR: Segera Periksa Pihak RS

Felldy Aslya Utama
Kiswondari Pawiro
DPR mendesak agar pihak rumah sakit diperiksa atas insiden ibu hamil dan bayinya meninggal usai ditolak RSUD Ciereng Subang. (Foto: Yudy Heryawan Juanda)

Putih juga menyayangkan alasan yang disampaikan RSUD Ciereng soal kamar penuh. Menurutnya, setiap rumah sakit harus mengutamakan prinsip kedaruratan pasien.

“Rumah sakit tidak boleh menolak pasien dalam kondisi kritis, karena mereka seharusnya menjalankan tata laksana pelayanan kedaruratan pasien dulu baru merujuk ke faskes lain,” ujarnya.

Atas insiden ini, dia mendesak agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengevaluasi sistem rujukan di berbagai daerah. Dia juga mendorong agar daerah yang terbukti melakukan kelalaian pelayanan kesehatan untuk diberi hukuman.

“Selanjutnya, ada punishment terhadap RSUD atau daerah yang tidak menjalankan pelayanan kesehatan dengan baik seperti tidak lagi diberikan dukungan dari APBN,” kata Putih.

Sebelumnya, Juju Junaedi, suami korban mengatakan, peristiwa bermula saat dirinya memeriksakan sang istri ke bidan desa. Hasil pemeriksaan, kondisi bayi dan ibunya sehat. Namun, setelah itu, istrinya mengalami muntah dan kejang-kejang.

"Saya langsung bawa ke Puskesmas Tanjungsiang dan dirujuk ke RSUD Subang karena kondisinya memang semakin kritis menggunakan ambulans puskesmas," katanya kepada wartawan, Sabtu (4/3/2023).

Awalnya, sang istri diterima oleh IGD RSUD. Namun, ketika akan masuk ke ruang Ponek untuk mendapatkan tindakan, malah ditolak dengan alasan pihak RSUD belum menerima rujukan dari puskesmas.

"Saya akhirnya membawa korban ke RS di Bandung karena RSUD Subang tidak memberikan tindakan. Tetapi korban meninggal dalam perjalanan," katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Guru Madrasah Mengadu ke DPR: Mengabdi 25 Tahun, Gaji Masih Rp300.000

Nasional
18 jam lalu

Ratusan Guru Madrasah Demo di Depan Gedung DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Diangkat Jadi PPPK

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Dapat Hibah Kapal Patroli dari Jepang, Nilainya Rp205 Miliar

Nasional
2 hari lalu

Istana Pastikan Pemilihan Calon Pimpinan OJK Lewat Pansel, Belum Ada Nama yang Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal