IDI: 504 Tenaga Medis Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi tenaga medis Covid-19 (Sindonews)

Kemudian ada tujuh apoteker, 10 tenaga lab medik. Khusus dokter yang wafat tersebut terdiri dari 131 dokter umum (empat guru besar), dan 101 dokter spesialis (sembilan guru besar), serta lima residen.

"Keseluruhannya berasal dari 25 IDI wilayah (provinsi) dan 102 IDI Cabang (Kota/Kabupaten)," kata dia.

Adib menambahkan, meninggalnya tenaga medis dan kesehatan di Indonesia tercatat paling tinggi di Asia, dan lima besar di seluruh dunia. Bahkan, sepanjang bulan Desember 2020 mencatat 52 tenaga medis dokter meninggal akibat Covid.

"Angka ini naik hingga lima kali lipat dari awal pandemi," kata Adib.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
31 hari lalu

Pramono Minta Dinkes DKI Awasi Nakes, Tindak Tegas jika Hina Pasien BPJS

1 bulan lalu

Kemenkes Buka Suara soal Kasus Viral Dokter dan Nakes Komentar Sadis ke Pasien BPJS

1 bulan lalu

Dokter Komen Sadis ke Pasien BPJS Dipanggil IDI, Disanksi Seberat-beratnya?

1 bulan lalu

IDI Panggil Dokter yang Komen Sadis ke Pasien BPJS, Sanksi Etik di Depan Mata!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal