Idul Adha 2023 Berpotensi Berbeda, Kemenag Minta Saling Hormati Perbedaan

Widya Michella
Pemantauan hilal penentuan Idul Adha pada 18 Juni 2023. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Hari raya Idul Adha 2023 berpotensi berbeda. Kementerian Agama (Kemenag) meminta semua masyarakat saling menghormati jika terjadi perbedaan. 

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin meminta umat Islam menunggu hasil sidang Isbat penentuan Idul Adha pada 18 Juni 2023 mendatang. 

"Kita masih menunggu hasil sidang Isbat," kata Kamaruddin dalam pesan singkatnya, Kamis (8/6/2022).

Kamaruddin mengatakan jika terjadi perbedaan Idul Adha tahun ini, masyarakat dapat menyikapi dengan bijak.

"Namun jika terjadi perbedaan kita harus menyikapinya dengan bijak, saling menghormati dan menghargai," ujarnya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menag Usulkan Belasan Ribu Guru Agama Honorer Dapat Prioritas Pengangkatan ASN

57 tahun lalu

Kemenag Cairkan Insentif Tahap II untuk 3.102 Guru PAI Non-ASN, Segini Besarannya

57 tahun lalu

Menag Yakin Indonesia Jadi Pusat Peradaban Islam Modern

57 tahun lalu

Kemenag Bangun Kembali MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut akibat Banjir, Anggarkan Rp12 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal