IHSG Babak Belur, Menko Airlangga Minta Investor Tak Terjebak Sentimen Pasar

Tangguh Yudha
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: BPMI Setrpes)

Airlangga juga turut mempertanyakan sikap Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertimbangkan penurunan status pasar saham Indonesia dari kategori emerging market menjadi standalone market.

Dia menilai, langkah MSCI tersebut menimbulkan pertanyaan, terlebih lembaga pemeringkat lainnya tidak mempermasalahkan kondisi pasar saham Indonesia sebagaimana yang disoroti MSCI.

"Kenapa rating agency yang lain tidak mempersoalkan hal ini, dan kenapa MSCI secara sistematik selalu membuka atau membuat deadline apalagi kemarin yang ketemu di Bangkok kan pimpinannya bukan analisnya," katanya.

Airlangga juga mengaku heran lantaran isu penurunan status pasar saham Indonesia tidak dibahas dalam pertemuan antara sejumlah pemangku kepentingan sektor keuangan Indonesia dan MSCI di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu.

Padahal, pertemuan tersebut baru berlangsung beberapa hari sebelum munculnya pengumuman MSCI yang menjadi perhatian pelaku pasar.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
9 jam lalu

MSCI Pertimbangkan Pasar Saham RI Turun Kasta, BEI Siapkan Klarifikasi

10 jam lalu

IHSG Anjlok hingga 10,76 Persen, BEI Sempat Hentikan Perdagangan

2 hari lalu

374 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Rp310 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal