IKN Terancam Karhutla, Pemerintah Lindungi Zona Inti Termasuk Istana agar Tetap Aman

Iqbal Dwi Purnama
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) (Dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat pemerintah memperkuat pengamanan kawasan. Zona Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang berisi Istana dan gedung pemerintahan lainnya menjadi prioritas agar api tidak meluas ke kawasan tersebut.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap Kalimantan Timur karena keberadaan IKN. Presiden Prabowo Subianto juga telah memberikan arahan agar kebakaran tidak sampai memasuki zona inti IKN.

“Perintah Pak Presiden di Rapat Terbatas terakhir sangat jelas bahwa jangan sampai api sampai di zona inti IKN. Kita semua sudah bekerja dengan keras agar api tidak sampai ke zona inti IKN,” kata Raja Juli saat meninjau lokasi bekas karhutla di kawasan Bukit Tengkorak, dikutip Rabu (16/9/2026).

Peninjauan dilakukan bersama Otorita IKN, Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI/Polri, serta Pemerintah Daerah Kalimantan Timur. Lokasi yang ditinjau termasuk kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.

Setelah peninjauan, pemerintah menggelar rapat koordinasi di Bendungan Sepaku Semoi untuk mengevaluasi penanganan karhutla di IKN dan Kalimantan Timur. Koordinasi juga dilakukan untuk memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Hotspot Karhutla Naik Tajam Jadi 331 Titik, Terbanyak di Kalsel dan Sumsel

2 hari lalu

62 Hektare Lahan Terbakar di 4 Provinsi, BNPB Ungkap Rinciannya

3 hari lalu

Kepala BNPB Minta Maaf soal Pernyataan Kehidupan Masyarakat Kalimantan Normal di Tengah Karhutla

4 hari lalu

Prabowo: Saya kalau Bicara Suka Dipelintir, Dibilang Seolah Nggak Hormati Pakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal