Imbas El Nino, Kecil Kemungkinan Indonesia Diguyur Hujan hingga Oktober 2023

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi kekeringan (foto: MPI/Muzakir)

Berdasarkan hasil analisis dan pemantauan BMKG, puncak fenomena El Nino di Indonesia diprediksi akan terjadi pada Agustus hingga September nanti. Oleh karenanya, pemerintah dan masyarakat diimbau untuk mengantisipasi dampak kekeringan di Tanah Air.

Sebelumnya, Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, mendorong mitigasi komprehensif dan kolaboratif untuk mengatasi ancaman krisis pangan akibat fenomena El Nino. Hal itu harus disikapi seluruh stakeholder mengingat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan ancaman El Nino membuat wilayah Indonesia lebih kering dibandingkan tiga tahun sebelumnya.

"Ketangguhan sektor pertanian makin diuji dengan adanya ancaman krisis pangan akibat El Nino, sehingga mesti ada upaya mitigasi risiko secara komprehensif dan kolaboratif," kata Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2023).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

1 Syawal Idulfitri 20 atau 21 Maret 2026? Simak Prediksi Hilal dari BMKG

Nasional
2 hari lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang hingga 12 Maret

Nasional
3 hari lalu

Gempa M 6,1 Guncang Tonga, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Nasional
3 hari lalu

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Imbas 2 Bibit Siklon Tropis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal