Indonesia Tunda KTT D8 Imbas Perang Timur Tengah Tak Kunjung Reda

Felldy Aslya Utama
Indonesia memutuskan menunda KTT Developing Eight Organization for Economic Cooperation (D8) (foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia sebagai tuan rumah secara resmi memutuskan menunda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight Organization for Economic Cooperation (D8) dan rangkaian kegiatannya. KTT semula direncanakan berlangsung pada April 2026.

Direktur Jenderal Kerja sama Multilateral Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tri Tharyat menyampaikan, penundaan ini diambil menyikapi situasi di Timur Tengah yang tak kunjung menurun eskalasinya.

Surat berisi informasi penundaan KTT D8 telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono pada Kamis (12/3/2026) kemarin, untuk disampaikan kepada seluruh negara anggota D8. 

"Akhirnya tadi malam Bapak Menteri Luar Negeri menandatangani surat, dari Pak Menlu kepada mitra-mitranya yang berisikan penundaan pelaksanaan KTT D8 dan juga seluruh rangkaian kegiatannya," kata Tri Tharyat di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Sebelum memutuskan penundaan ini, Kemlu telah berdialog dengan Sekretaris Jenderal D8, para komisioner dan duta besar negara-negara anggota D8. Para pihak menyatakan eskalasi belum menurun.

"Jadi info ini sudah diterima oleh semua negara anggota dan mereka memahami karena ini memang jalan yang terbaik yang harus kita putuskan," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Prabowo Kaji Potong Gaji Menteri hingga Anggota DPR Imbas Perang Timur Tengah

Internasional
3 jam lalu

Menteri Pertahanan AS Klaim Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei Terluka dan Diduga Cacat

Internasional
3 jam lalu

Israel Kembali Bombardir Beirut dan Lebanon Selatan, Lebih dari 25 Orang Tewas

Nasional
4 jam lalu

Luhut Lapor Prabowo: Iran Bangsa Arya, Tak Mudah Ditaklukkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal