Industri Halal dan Keuangan Syariah Harus Didorong dalam Satu Rel

Wildan Catra Mulia
Talkshow tentang industri halal dan keuangan syariah yang digelar Koran SINDO dan SINDONews di Jakarta, Rabu (21/8/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

Kendati demikian, persoalaan yang dihadapi antara industri halal dan keuangan syariah, kata Ikhsan, belum terintegrasinya kedua hal tersebut secara konkret. Ini menjadi salah satu penyebab halal dan industri halal sulit maju.

"Jadi antara industri dan keuangan syariah itu ada di rel yang berbeda-beda, ada yang ke kanan ada yang ke kiri, dia jalan sendiri-sendiri, makanya ini yang perlu didongkrak," kata dia.

Direktur Koran SINDO dan SINDONews Pung Purwanto mengatakan, talkshow ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong industri halal menjadi perhatian semua pihak lantaran Indonesia mempunyai potensi besar terhadap hal ini.

Industri halal, kata dia bukan hanya sekedar dari pandangan agama tertentu namun juga menjadi ekonomi nasional sehingga hal ini perlu dikelola negara.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Hanya Makanan-Minuman, Ini Jenis Produk yang Wajib Bersertifikat Halal Mulai 18 Oktober 2026

57 tahun lalu

Sosialisasikan Wajib Halal Serentak di 2.183 Lokasi, BPJPH Raih Rekor MURI

57 tahun lalu

BPJPH Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026, Serentak di 2.183 Lokasi 

57 tahun lalu

Kemenag: Makanan hingga Kosmetik Wajib Bersertifikat Halal pada Oktober 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal