Industri Hotel di Jakarta Dibayangi PHK Massal, Okupansi Anjlok!

Tim iNews.id
ilustrasi hotel di Jakarta. Tingkat okupansi dilaporkan anjlok (Foto: Freepik)

"Ketidakseimbangan struktur pasar menunjukkan perlunya pembenahan strategi promosi dan kebijakan pariwisata yang lebih efektif untuk menjangkau pasar internasional," ujar Sutrisno dikutip dari Antara.

Di sisi lain, industri perhotelan juga menghadapi kenaikan biaya operasional. Diketahui, tarif air dari PDAM mengalami kenaikan hingga 71 persen.

Lalu, harga gas melonjak 20 persen. Kemudian, pemerintah juga memutuskan untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) bagi tenaga kerja.

Dari survei PHRI, sebanyak 70 persen responden menyatakan, apabila kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya kebijakan yang mendukung sektor pariwisata dan perhotelan, industri terpaksa melakukan pengurangan jumlah karyawan. Responden memprediksi pengurangan akan dilakukan sebanyak 10-30 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
22 jam lalu

Presiden KSPI: Kenaikan Upah Minimum Bukan Penyebab Perusahaan Tutup dan PHK

2 hari lalu

5 Daerah dengan Jumlah PHK Terbanyak di RI per September 2026, Teratas Jabar

6 hari lalu

Penerbangan hingga Hotel di NTB Semakin Ramai gegara MotoGP Mandalika 2026, Ini Faktanya!

7 hari lalu

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Ini 10 Aturan Baru untuk Pekerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal