Menurut Masirom, media arus utama memiliki standar dan kode etik dalam menjalankan proses jurnalistik. Informasi yang disampaikan kepada publik juga melalui proses kurasi dan pengecekan sebelum diterbitkan.
Karena itu, mahasiswa diminta membiasakan diri memeriksa kembali informasi yang diterima, terutama ketika menemukan kabar yang beredar luas di media sosial.
"Gunakan sumber dari media-media arus utama, media-media mainstream, karena tadi, itu ada standarnya, ada regulasi yang mesti kita patuhi," kata Masirom.
Melalui iNews Campus Connect 2026, mahasiswa Untar pun tidak hanya mendapatkan gambaran mengenai berbagai peluang di industri media. Mereka juga diajak memahami bahwa memasuki dunia profesional membutuhkan perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, pengalaman, serta kemampuan menyaring informasi secara kritis.
Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menghadapi kebutuhan industri setelah lulus, tetapi juga mampu menjadi pengguna informasi yang lebih bijak di tengah derasnya arus informasi digital.