Junanto menjelaskan, perkembangan transaksi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk mahasiswa. Penggunaan dompet elektronik atau e-wallet dan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) memungkinkan pengguna mencatat serta memantau pengeluaran secara lebih mudah.
Berbeda dengan transaksi menggunakan uang tunai, transaksi digital meninggalkan catatan yang dapat membantu pengguna mengetahui arus pengeluaran secara lebih jelas.
Kemudahan tersebut dinilai dapat membantu mahasiswa membangun kebiasaan mengelola keuangan secara mandiri. Dengan memantau setiap transaksi, mahasiswa dapat mengetahui penggunaan uang dan mengendalikan pengeluaran.
"Dengan dompet elektronik kita bisa memantau transaksi kita, berbeda kalau pakai uang cash yang kadang habis begitu saja tanpa kita ketahui, sehingga literasi finansial dan keuangan kita dapat lebih terjaga," kata Junanto menambahkan.
BI Jawa Barat berharap edukasi melalui iNews Media Group Campus Connect dapat mendorong mahasiswa baru Unpad menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan layanan keuangan digital.