Ingatkan Ancaman Gempa M8,7 dan Tsunami di Selatan Jawa, Begini Penjelasan BMKG

Binti Mufarida
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat membuka sekolah lapang gempa bumi di Cilacap. (Foto BMKG).

“Masyarakat harus paham apa yang mesti dilakukan dan disiapkan, termasuk sarana prasarananya, keterampilan untuk menyelamatkan diri, jalur evakuasi, tempat aman yang  semua harus sudah dipersiapkan secara matang. Apa lagi, khusus Kabupaten Cilacap, wilayah pantai merupakan kawasan padat penduduk, termasuk kantor pemerintahan, pusat perekonomian, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Dwikorita menyampaikan bahwa BMKG bekerja sama dengan pemerintah daerah, BNPB/BPBD dan multi pihak terkait, rutin menggelar SLG di titik-titik rawan gempa bumi dan tsunami. Karena sangat bermanfaat untuk memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah dalam mengelola risiko dan bencana.

“Tanpa sistem mitigasi dan peringatan dini yang andal, dampak ikutan dari gempa dan tsunami di kawasan industri berpotensi memperparah intensitas kerusakan yang diakibatkan,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
18 jam lalu

BNPB Lapor Listrik dan BBM Mulai Pulih Pascagempa NTT

22 jam lalu

Gempa Susulan NTT Hampir 10.000 Kali, Ahli Ungkap Penyebabnya

1 hari lalu

BMKG Catat 9.765 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 NTT, 155 Dirasakan

5 hari lalu

Prabowo ke Korban Gempa NTT di Nagekeo: MBG Mau Dilanjutkan atau Tidak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal