Ini Alasan Istana Tak Mau Jawab Surat AHY soal Kudeta Demokrat

Fahreza Rizky
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Surat dari Ketua Umum Partai DemokratAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak perlu dijawab. Surat tersebut mengenai adanya pejabat tinggi pemerintah yang berupaya mengkudeta kepemimpinan Demokrat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, persoalan yang disampaikan oleh AHY merupakan persoalan internal Demokrat. Partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memiliki mekanisme internal untuk menyelesaikan pesoalan partai.

"Kami sudah menerima surat itu dan kami rasa tidak perlu menjawab karena perihal dinamika internal partai," ujar Pratikno di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Dia menuturkan, surat tersebut diantarkan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya. "Kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan oleh Bapak Presiden," tuturnya.

Sebelumnya AHY menggelar konferensi pers dan menyebut ada pejabat tinggi pemerintahan yang terlibat dalam upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan Demokrat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
5 jam lalu

Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI Singgung Krisis Iklim, Istana Buka Suara

3 hari lalu

Prabowo Ulang Tahun ke-75, Istana: Terima Kasih atas Doa Masyarakat

4 hari lalu

Jokowi Duga Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran

4 hari lalu

Jokowi Buka Suara soal Wacana Hak Angket DPR terkait Ijazah Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal