Ini Daerah di Indonesia Berpotensi Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

Ariedwi Satrio
terdapat daerah pertemuan atau perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Kalimantan Timur bagian Barat hingga perairan Timur Kalimantan  Utara. (Foto: iNews)

JAKARTA,  iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat waspada saat memasuki masa pancaroba atau pergantian musim. Sebab, hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi pada saat masa pancaroba.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG pada 27 Oktober 2020, terdapat daerah pertemuan atau perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Kalimantan Timur bagian Barat hingga perairan Timur Kalimantan  bUtara. Kemudian, memanjang dari Jawa Timur hingga perairan utara Jawa Tengah, serta memanjang dari Papua bagian barat hingga perairan Barat Papua Barat.

"Kondisi ini, dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang konvergensi tersebut," ujar Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Hary Tirto Djatmiko, Rabu (28/10/2020).

Akibat dari konvergensi tersebut, sejumlah daerah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat diserta kilat hingga ancaman adanya angin kencang. Hary membeberkan sejumlah daerah yang berpotensi diterpa angin kencang disertai hujan lebat pada hari ini.

Adapun, daerah yang berpotensi diguyur hujan lebat disertai kilat dan angin kencang pada hari ini yaitu, Sumatera Barat; Bengkulu; Jambi; Sumatera Selatan; Lampung; Banten; Jawa Barat; Jawa Tengah; Yogyakarta; Jawa Timur; Nusa Tenggara Barat; Kalimantan Utara; Kalimantan Timur; Papua Barat; dan Papua.

Sementara wilayah yang diprediksi diguyur hujan dengan intensitas sedang, namun tetap berpotensi kilat dan angin kencang yakni, Riau; DKI Jakarta; Bali; Nusa Tenggara Timur; Kalimantan Barat; Kalimantan Tengah; Kalimantan Selatan; Sulawesi Tengah; Maluku; dan Maluku Utara. Sedangkan wilayah yang hanya berpotensi diterpa angin kencang yakni, Aceh dan Sulawesi Barat.

BMKG kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana di musim pancaroba. Terlebih, bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berada di daerah rawan bencana banjir hingga longsor.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Pesisir Barat Sumatra, Percepat Peringatan Dini Tsunami

57 tahun lalu

BMKG: 48,9 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncak Juli-September 2026

57 tahun lalu

Bibit Siklon Tropis 96W Terdeteksi, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

57 tahun lalu

BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal