Gus Jazil mengatakan, publik bisa melihat siapa calon-calon yang secara kepangkatan dan golongan sudah memenuhi syarat dan memiliki track record bagus dan jujur di posisi Kabareskrim.
”Ini posisi strategis sehingga jangan sampai salah pilih ya pastinya. Kapolri yang baru sangat berkepentingan untuk mencari figur yang paling pas, yang cocok di posisi Kabareskrim karena banyak perkara yang harus ditangani oleh Kabareskrim yang baru pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” kata Wakil Ketua Umum DPP PKB ini.
Menurut Gus Jazil, penunjukan Kabareskrim merupakan salah satu pekerjaan rumah (PR) Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian dari pembenahan dan konsolidasi di internal Kepolisian yakni mengisi pos-pos yang kosong seperti Kabareskrim.
Selain itu, Kapolri juga memiliki PR lain yang tidak kalah penting, yakni bagaimana Kapolri bisa membantu pemerintah dan masyarakat untuk terhindar dari pandemi Covid-19 dengan menegakkan protokol kedisiplinan masyarakat sehingga aman dari ancaman Covid-19.
Lalu menciptakan iklim keamanan, investasi dan berusaha karena pandemi ini memiliki dampak pada sisi ekonomi yang memburuk. Ini tantangan yang berat juga. ”Jajaran Kepolisian harus memberikan jaminan rasa aman kepada pelaku usaha, baik pelaku usaha kecil menengah dari luar maupun dalam negeri, ini penting,” katanya.