JAKARTA, iNews.id - Investor kawakan asal Amerika Serikat (AS) Ray Dalio dikabarkan batal bergabung dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Ia pun menggungah postingan terkait korupsi.
Kabar tersebut ramai dibicarakan di media sosial. Salah satunya diunggah oleh @profesor_saham di akun X miliknya dan telah mendapatkan likes lebih dari 33.000 orang dan retweet sebanyak 7.000 orang.
"Investor kawakan internasional Ray Dalio mengundurkan diri dari tim penasehat Danantara. 3W waduh waduh waduh. 2 bulan kerja udah tau dalamannya indokah om," cuit akun tersebut.
Sementara itu, dalam postingan IG miliknya Ray Dalio mengunggah tulisan terkait orang dalam (ordal) yang biasa digunakan untuk menggambarkan bantuan seseorang dari perusahan untuk mendapatkan pekerjaan adalah salah satu bentuk korupsi.
"Tak dapat diterima menggunakan pengaruh pribadi Anda untuk membantu seseorang mendapatkan pekerjaan karena hal itu melemahkan meritokrasi. Hal ini tidak baik bagi pencari kerja, karena hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak benar-benar memperoleh penghasilan," bunyi keterangan Ray Dalio di IG miliknya, dikutip Sabtu (31/5/2025).