“Ya saya kira memang betul ya, karena bagaimanapun di dalam APBN itu kan sudah digariskan semua anggaran-anggaran tentang penggunaan Bansos, yang ternyata memang Bansos ini berada di luar koridor yang sudah diputuskan sebelumnya, termasuk anggaran-anggaran yang ditarik dari belakang ke depan dimajukan ke periode hari ini,” kata Islah.
Islah juga menyinggung Presiden Amerika Serikat Richard Nixon, yang oleh para aktivis disebut politik gentong babi.
“Zaman Nixon juga ada pork barrel (politik gentang babi), itu di mana tuduhan Nixon adalah menggunakan anggaran-anggaran sosial untuk berusaha menggunakan daya pikat elektoral dengan menggunakan kebutuhan-kebutuhan masyarakat itu. Dan ini juga sepertinya dilakukan oleh Pak Jokowi, saya tidak tahu,” pungkasnya.